Memahami Tata Cara Menggunakan Facebook

Posted: October 17, 2012 in Education

Facebook

Apa anda tahu logo di atas? Ya benar,kali ini saya akan membahas tentang facebook. Berikut  penjelasan tentang facebook,Facebook  adalah sebuah layanan jejaring sosial yang berguna sebagai alat komunikasi dan sharing antar penggunanya. Facebook ini sendri didirikan pertama kali oleh Mark Zuckerberg bersama teman sekamarnya dan sesama mahasiswa ilmu komputer Eduardo SaverinDustin Moskovitz dan Chris Hughes pada tahun 2004. Layanan facebook ini awalnya hanya bisa diakses oleh mahasiswa dari Harvard University. Semakin lama facebook pun berkembang ke perguruan tinggi di Boston, Ivy League, dan Universitas Stanford.

Layanan utama dari facebook ini yaitu untuk saling berkomunikasi sesama mahasiswa di perguruan tinggi. Di facebook mereka bisa saling sharing tentang tugas mereka dan bertukar pesan. Facebook akhirnya menempati tempat pertama untuk jejaring sosial yang paling banyak digunakan pada bulan Januari 2009 menurut Studi Compete.com. Selain itu, berdasarkan studi lain menurut Quantcast memperkirakan Facebook memiliki 138,9 juta pengunjung bulanan di AS pada Mei 2011.

Facebook sempat bermasalah dikarenakan pengguna dari facebook itu sendiri lebih banyak yang masih di bawah umur. Sebagian besar dari akun facebook yang aktif ada 7,5 juta anak di bawah usia 13 tahun yang memiliki akun Facebook dan 5 juta lainnya di bawah 10 tahun, menurut Consumer Reports bulan Mei 2011.

Dalam layanan facebook ini sekarang sudah memiliki fitur bermacam-macam. Seperti dapat mengunggah foto, video, sharing tulisan, dan link-link. Sekarang-sekarang ini pengguna facebook semakin banyak terutama untuk kalangan remaja. Selain untuk bertukar pikiran facebook digunakan juga untuk berdagang dan di dalam facebook itu juga terdapat group-group dalam facebook sesuai dengan hobi masing-masing.

Hampir di setiap belahan dunia ini sekarang terdapat pengguna facebook. Dan dari berbagai kalangan usia yang berbeda-beda dan gender yang berbeda. Banyak orang-orang yang membuat akun facebook dengan kepentingan yang bermacam-macam sesuai dengan kepentingannya.

Facebook saat ini memang sangat pesat perkembangannya. Banyak orang-orang yang memanfaatkan akun facebooknya sebagai sarana tempat untuk berdagang secara online atau jual-beli barang secara online. Selain memiliki manfaat facebook juga memiliki sisi negatifnya. Sebelum membahas dampak negatif tentang facebook,mari kita membahas manfaat atau sisi positif dari penggunaan facebook

Berikut ini kita akan membahas manfaat-manfaat facebook untuk kepentingan orang banyak :

  1. Sebagai alat komunikasi antar kerabat dan keluarga.
  2. Sebagai sarana diskusi untuk saling bertukar pikiran.
  3. Bisa mendapatkan banyak teman melalui facebook.
  4. Facebook digunakan untuk tempat jual beli barang secara online
  5. Sarana untuk promosi,misalnya anda memiliki komunitas yang ingin di promosikan melalui akun facebook anda.
  6. Menyalurkan hobi menulis anda.
  7. Sarana untuk mendapatkan informasi.
  8. Media tempat menyimpan data seperti file,foto dan video.
  9. Bermain games dari facebook untuk menghilangkan stress.

Selain facebook memiliki sisi positif untuk orang banyak, ternyata dibalik sisi positif itu facebook juga memiliki dampak negatif dari penggunaan facebook. Berikut adalah dampak-dampak negatif dari penggunaan facebook :

  1. Banyak penipuan berkedok jual beli online.
  2. Kurangnya perhatian terhadap lingkungan sekitar.
  3. Menghabiskan waktu dengan percuma apabila menggunakan facebook dengan berlebihan.
  4. Hati-hati penculikan terhadap orang yang baru dikenal.
  5. Tersebarnya data-data pribadi,seperti tulisan,foto dan video.
  6. Terdapat akun-akun yang kurang bertanggung jawab yang bertujuan untuk menyebar foto pornografi.
  7. Bisa menimbulkan perselisihan di antara pengguna akun facebook.

Jadi kesimpulannya dari tulisan di atas adalah facebook merupakan jejaring sosial yang universal yang memiliki kelebihan dan kelemahan. Sehingga kita harus menggunakannya secara bijak sesuai kepentingan yang menggunakannya dan tidak menggunakan facebook untuk hal-hal yang merugikan orang lain.

Berikut adalah tata cara menggunakan facebook yang baik :

  1. Bersifat sopan dan tidak menyinggung perasaan orang lain.
  2. Hindari memposting segala hal dalam hidup kamu.
  3. Kenali dengan baik siapa yang akan menjadi teman anda.
  4. Tidak memposting hal-hal yang mengandung unsur-unsur pornografi dan SARA.
  5. Jangan jadikan Facebook sebagai ajang cari jodoh.
  6. Manfaatkan facebook sebagai ajang diskusi di grup yang anda sukai.
  7. Jalinlah hubungan baik dengan para pengguna facebook lainnya dengan baik.
  8. Jangan menggunakan facebook secara berlebihan sehingga anda tidak peduli dengan lingkungan anda.

Setelah membahas tentang arti facebook, dampak positif dan negatif dari facebook, dan tata cara menggunakan facebook yang baik selanjutnya saya akan membahas kasus-kasus yang melibatkan jejaring sosial yang universal yaitu facebook. Berikut adalah kasusnya :

 129 ABG Diculik dan Diperkosa 
JAKARTA – Aksi penculikan disertai kekerasan seksual pada anak kian marak dan mengkhawatir. Faktor teknologi diduga turut berpengaruh atas rentetan peristiwa tersebut. Setidaknya sepanjang 2012 hingga Oktober ini, tercatat 129 kasus penculikan disertai kekerasan seksual menimpa anak ABG.”Di bulan Oktober ini saja ada enam kasus. Total semuanya sudah ada 129 kasus dari Januari sampai Oktober ini. 27 kasus, di antaranya korban kejahatan dari perkenalan lewat jejaring sosial,” ujar Arist Merdeka Sirait, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), kemarin.Arist melanjutkan, modus aksi penculikan dan kekerasan seksual mengalami perkembangan seiring zaman. Kini, para pelaku yang biasanya merupakan sindikat, menggunakan situs jejaring sosial untuk menjerat korbannya. Seperti peristiwa yang baru-baru ini terjadi di Depok, Jakarta Utara dan Bogor. Pelaku menggunakan Facebook untuk awal perkenalan dengan korban.
“Bahkan ada satu kasus di Jakarta Utara, dimana korbannya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Artinya apa, ini situasi darurat untuk orang tua sekaligus Polisi,” jelas Arist.

Facebook 
Menurut Arist, upaya untuk mengantisipasi modus pelaku memanfaatkan teknologi tersebut adalah melalui sekolah dan keluarga. Di sekolah, para guru diharapkan mampu mengajarkan efek baik negatif maupun positif dari penggunaan internet. Bahkan sudah selayaknya, pemahaman tersebut masuk dalam ekstrakulikuler.

Tak hanya di sekolah, pemahaman penggunaan internet juga harus diajarkan oleh orang tua di rumah. Pemberian ponsel dengan fitur layanan internet pada anak, bukanlah bentuk kasih sayang yang utuh.

Menurutnya, orang tua harus berperan lebih jauh, yaitu turut andil dalam aktivitas anak di dunia maya. Untuk itu lah, orang tua juga wajib mempelajari internet. “Orang tua harus belajar chatting-chatting-an. Ini tantangannya bukan hanya sekadar melarang, tapi juga harus turut andil. Bagaimana bisa melarang anak berinternet kalau orang tua sendiri tidak tahu. Bahkan kalau bisa orang tua buka akun Facebook,” ujar Arist.

Dari segi penegakan hukum, Komnas PA menilai, aparat penegak hukum tak maksimal dalam memberantas para pelaku sindikan penculikan dan perkosaan anak. Menurut Arist, kondisi itu terjadi bukan lantaran kekurangan sumber daya manusia, namun lebih pada keefektifan struktur di institusi berseragam cokelat tersebut.

“Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), setingkat unit dan hanya ada di Polres. Harusnya itu bisa jadi setingkat Satuan dan di tiap Polsek ada unit-unitnya. Karena kasus ini serius,” tegas Arist.

Kendalanya, segala keputusan yang berkaitan dengan penyelidikan kasus pidana perempuan dan anak di bawah umur, harus melalui kasat reskrim terlebih dahulu baru penyelidikan bisa dilanjutkan. Struktur tersebut dianggap memperlama proses penyelidikan sehingga pengungkapan kasus tidak maksimal.

Kepolisian memang telah memiliki struktur khusus untuk menangani kasus perempuan dan anak, yaitu Unit Perlindungan Perempuan dan Anak. Namun, unit itu berada di bawah naungan Satuan Reserse Kriminal. PPA juga tidak berada di tiap Polsek, hanya Polres.

“Kasus yang di Depok itu, korban sempat di sekap di Parung, Bogor. Di sana, dia ketemu ABG lain. Setelah korban berhasil lari, harusnya Polisi bisa cepat ke TKP. Tapi karena lama koordinasi dulu dari Polisi Depok dengan Bogor, keburu kabur orang-orang itu,” ujar Arist.

Dengan berbagai upaya antisipasi, diharapkan anak-anak Indonesia bebas dari ancaman tindak penculikan dan kekerasan seksual. Berbagai unsur harus bekerja sama untuk melindungi anak Indonesia. kps.

Sumber : http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=8eb6e087e4895bf6e6264b1f0d2f273e&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c

Comments
  1. kunbalnya ya..

    http//Xicor-dbz.mywapblog.com

  2. sebaiknya pengguna facebook dapat pengawasan dari orang tua

  3. khairil anwar says:

    Thank Buat Inpo X

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s