Segmentasi Pasar dan Rencana Perubahan Struktur Pasar Konsumen

Posted: November 9, 2014 in Uncategorized

Segmentasi Pasar dan Kepuasan Konsumen

Pada dasarnya pengertian segmentasi adalah mengelompokan data menjadi lebih rinci. Jadi pengertian segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar.

Dasar–dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen

  • Variabel geografi

Variabel tersebut, antara lain: wilayah, ukuran daerah, ukuran kota, dan kepadatan iklim. Misalnya pembagian atau pengelompokan dari beberapa wilayah agar lebih spesifik atau fokus. Sehingga variabel yang diperoleh menjadi lebih rinci.

  • Variabel demografi

Pengertian dari variabel demografi dimana variabel tersebut merupakan suatu individu atau kumpulan dari beberapa individu (penduduk). Yang menjadi pengelompokan dari variabel demografi, antara lain: umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan, pendidikan, dll.

  • Variabel psikologis

Dalam variabel ini yang menekankan tentang factor psikologis yang menjadi pembeda antara variabel lain. Seperti contoh variabel tersebut, antara lain: kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian. Adapun contoh lain dari variabel tersebut manfaat yang dicari, status pemakai, tingkat pemakaian, status kesetiaan dan sikap pada produk.

Kepuasan Konsumen

Kepuasan konsumen adalah tingkat perasaan konsumen setelah membandingkan antara apa yang dia terima dan harapannya (Umar, 2005:65). Seorang pelanggan, jika merasa puas dengan nilai yang diberikan oleh produk atau jasa, sangat besar kemungkinannya menjadi pelanggan dalam waktu yang lama.

Menurut Philip Kotler dan Kevin Lane Keller  yang dikutip dari buku Manajemen Pemasaran mengatakan bahwa Kepuasan Konsumen adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan kinerja (hasil) produk yang dipikirkan terhadap kinerja yang diharapkan (2007:177).

Segmentasi dan Profitabilitas

Berdasarkan definisinya Profitabilitas adalah kemampuan perseroan untuk menghasilkan suatu keuntungan dan menyokong pertumbuhan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Profitabilitas perseroan biasanya dilihat dari laporan laba rugi perseroan (income statement) yang menunjukkan laporan hasil kinerja perseroan.

Jadi dapat disimpulkan Segmentasi Profitabilitas adalah pengelompokan ke kelompok yang lebih rinci yang berhubungan dengan profit atau keuntungan. Sehingga antara segmentasi dan profitabilitas saling berkaitan. Karena segmentasi atas dasar keuntungan digunakan dalam suatu analisis pengelompokan informasi berdasarkan keuntungan.

Penggunaan Segmentasi dalam strategi pemasaran

Segmentasi memiliki beberapa manfaat yang cukup signifikan dalam strategi pemasaran. Dimana segmentasi berkaitan dengan strategi pemasaran. Berikut penggunaan segmentasi dalam strategi pemasaran :

  1. Dapat mendesign produk yang benar-benar sesuai dengan permintaan pasar.
  2. Dapat menentukan kampanye dan periklanan yang paling efektif.
  3. mengarahkan dana promosi yang tersedia melalui media yang tepat bagi segmen yang diperkirakan akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar.
  4. membedakan antara segmen yang satu dengan segmen lainnya.
  5. mengetahui sifat masing-masing segmen dan menentukan segmen mana yang akan dijadikan pasar sasaran.

Untuk dapat mencapai manfaat dari penggunaan segmentasi dalam strategi pemasaran harus memiliki karakteristik sebagai berikut :

  • Measurable, yaitu ukuran, daya beli, dan profil segmen harus dapat diukur meskipun ada beberapa variabel yang sulit diukur.
  • Accessible, yaitu segmen pasar harus dapat dijangkau dan dilayani secara efektif.
  • Substantial, yaitu segmen pasar harus cukup besar dan menguntungkan untuk dilayani
  • Differentiable, yaitu segmen‐segmen dapat dipisahkan secara konseptual dan memberikan tanggapan yang berbeda terhadap elemen‐elemen dan bauran pemasaran yang berbeda.
  • Actionable, yaitu program yang efektif dapat dibuat untuk menarik dan melayani segmen‐segmen yang bersangkutan.

Rencana Perubahan

  1. Analisis Konsumen dan Kebijakan Sosial

Definisi tentang Analisis Konsumen adalah proses pengambilan keputusan untuk membeli suatu barang yang dilakukan oleh konsumen. Analisis ini berguna untuk melihat bagaimana konsumen mengambil keputusan dan peran pemasaran di dalamnya. Dalam proses pengambilan keputusan melalui tahapan-tahapan, yaitu sebagai berikut

     a. Analisis Kebutuhan
b. Pencarian Informasi Mengenai Produk
c. Evaluasi Alternatif
d. Keputusan Pembelian
e. Sikap Pasca Pembelian

Analisis Kebijakan Sosial

Pada analisis ini kebijakan sosial adalah proses penelaahan atau analisi tentang kebijakan sosial yang sudah ada. Analisis ini berbeda dengan pengembangan atau pembuatan kebijakan yang menelaah tentang kebijakan yang akan dating atau akan di buat. Analisis Kebijakan Sosial merupakan analisis yang berguna sebagai evaluasi tentang kebijakan sosial yang terjadi. Dalam Analisis Kebijakan Sosial memiliki beberapa prinsip-prinsip, sebagai berikut :

 a. Orientasi nilai yang dijadikan patokan atau kriteria untuk menilai kebijakan sosial tersebut berdasarkan nilai benar dan salah

 b. Pertimbangan politik yang umumnya dijadikan landasan untuk menjamin keamanan dan stabilitas

 c. Penelitian dan rasionalisasi yang dilakukan untuk menjamin keilmiahan dari analisis yang dilakukan.

  1. Perubahan Struktur Pasar Konsumen

Struktur pasar konsumen terdiri dari Pasar Persaingan Sempurna, Monopolistik, Oligopoli dan Monopoli. Dari beberapa struktur pasar tersebut terjadi perubahan-perubahan dari satu pasar ke pasar lain. Hal ini bergantung pada keadaan dan kondisi dari suatu perekonomian. Berikut adalah bentuk struktur pasar dan penjelasannya :

 a. Pasar Persaingan Sempurna

Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak. Contoh produknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain. Sifat-sifat pasar persaingan sempurna :

– Jumlah penjual dan pembeli banyak

– Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain

– Penjual bersifat pengambil harga (price taker)

– Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)

– Posisi tawar konsumen kuat

– Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata

– Sensitif terhadap perubahan harga

– Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar

b. Pasar Monopolistik

Struktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis, namun di mana konsumen produk tersebut berbeda-beda antara produsen yang satu dengan yang lain. Contoh produknya adalah seperti makanan ringan (snack), nasi goreng, pulpen, buku, dan sebagainya. Sifat-sifat pasar monopolistik :

– Untuk unggul diperlukan keunggulan bersaing yang berbeda

– Mirip dengan pasar persaingan sempurna

– Brand yang menjadi ciri khas produk berbeda-beda

– Produsen atau penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga

– Relatif mudah keluar masuk pasar

c. Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Contoh industri yang termasuk oligopoli adalah industri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika Serikat, dan sebagainya. Sifat-sifat pasar oligopoli :

– Harga produk yang dijual relatif sama

– Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses

– Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar

– Perubahan harga akan diikuti perusahaan lain

d. Pasar Monopoli

Pasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari satu produsen atau penjual. Contohnya seperti microsoft windows, perusahaan listrik negara (pln), perusahaan kereta api (perumka), dan lain sebagainya. Sifat-sifat pasar monopoli :

– Hanya terdapat satu penjual atau produsen

– Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli

– Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang banyak

– Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh sumber daya yang sulit didapat

– Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan

– Tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses

SUMBER

http://id.wikipedia.org/wiki/Segmentasi_pasar

http://www.kajianpustaka.com/2013/04/pengertian-faktor-pengukuran-kepuasan-konsumen.html

http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/07/segmentasi-pasar-definisi-manfaat-dan.html

http://globeoftheatre.blogspot.com/2013/11/pengertian-segmentasi-pasar-dan.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s